ini lagu pecundang

kalah lagi kalah lagi sudah tak tahu harus bagaimana haruskah ku buang tabel lamaku hanya demi sesuap status

aku ini orang kalah maka kupilih pemimpin yang paling bodoh karena ia mewakilkan kepencudanganku kepala dingin dan intelegensi, tidak sesuai dengan orang kalah sepertiku aku harus pilih ia yang membakar emosi hidup tiada arti apabila air mengalir dengan tenang dan dalam ia harus beriak, berisik, terlihat seperti berlari padahal ia berjalan di tempat

ini lagu pecundang kyai, tolonglah aku bagaimana caranya beristri 4 agar aku bisa terlihat berdosa agar aku bisa disamakan dengan koruptor dikomentari di tv tv agar aku terlihat berkuasa

haruskah aku makeup kan mukaku dengan tudung-tudung kemunafikan atau aku harus rombak aturan nilai lamaku karena nilai yang lama itu selalu kalah karena ia terlalu lemah dan bila aku ingin kekuatan haruskah aku jual nilaiku untuk menjadi mereka

oh aku sudah jual nilai lamaku tidak ada harganya maka aku tidak dapat apa-apa juga oh aku dapat sesuatu… aku dapat kehampaan


Lagu Pecundang

Verse 1

Ini lagu pecundang
Yang kalah sebelum berperang
Yang sibuk menghitung peluang
Lalu menyalahkan keadaan

Kalah lagi, kalah lagi
Sampai lupa siapa diri sendiri
Kubuang tabel dan teori
Untuk membeli sedikit validasi

Pre-Chorus

Katanya air yang tenang itu dalam
Tapi aku ingin tepuk tangan semalam
Maka kupilih suara yang paling bising
Walau isinya kosong dan asing

Chorus

Aku ini orang kalah
Maka kupilih pemimpin yang paling marah
Yang berteriak seperti badai
Meski kapalnya tak pernah sampai

Aku ini orang kalah
Tak tahan melihat dunia biasa-biasa
Yang penting terlihat bergerak
Walau sebenarnya berputar di tempat


Verse 2

Kyai, tolong aku sebentar
Bagaimana caranya tampak besar
Haruskah empat istri dan tujuh mimbar
Agar dosaku terlihat di layar?

Aku ingin masuk berita malam
Dikunyah komentator berjam-jam
Sebab di negeri yang haus tontonan
Skandal lebih mahal dari kebenaran

Pre-Chorus

Haruskah kupoles wajahku
Dengan bedak-bedak kepalsuan itu?
Orang kuhancurkan nilai lamaku
Yang terlalu sunyi untuk zaman ini?

Chorus

Aku ini orang kalah
Maka kupilih pemimpin yang paling marah
Yang berteriak seperti badai
Meski kapalnya tak pernah sampai

Aku ini orang kalah
Tak tahan melihat dunia biasa-biasa
Yang penting terlihat bergerak
Walau sebenarnya berputar di tempat


Bridge

Mereka bilang:

“Jual saja prinsipmu.”

Mereka bilang:

“Semua orang juga begitu.”

Mereka bilang:

“Tak ada harga untuk kejujuran.”

Dan ternyata mereka benar.

Tak ada harga.

Tak ada pembeli.

Tak ada pasar.


Outro

Aku sudah jual nilai lamaku
Murah sekali

Tak ada yang mau membeli

Lalu aku berdiri
Dengan tangan kosong

Oh, aku dapat sesuatu

Bukan kuasa

Bukan harta

Bukan kemenangan

Aku dapat kehampaan