Tipe Instance EC2

  • General purpose instances (Instance tujuan umum)
  • Compute optimized instances (Instance teroptimasi untuk komputasi)
  • Memory optimized instances (Instance teroptimasi untuk memori)
  • Accelerated computing instances (Instance terakselerasi untuk komputasi)
  • Storage optimized instance 

Harga

  • On-Demand (Sesuai Permintaan)

  • Savings Plans (Rencana Tabungan)

  • Reserved Instances (Instance Terpesan)

    Opsi pembayaran pada Reserved Instances:

    1. All upfront (semua di muka), yaitu Anda membayarnya secara penuh saat Anda berkomitmen.
    2. Partial upfront (sebagian di muka), di mana Anda membayar sebagian di awal.
    3. No upfront (tanpa uang muka), di mana Anda tak membayar apa pun di muka.
  • Spot Instances (Instance Spot)

  • Dedicated Hosts (Host Khusus)

EC2 Auto Scaling

Elastic Load Balancing (ELB)

Amazon Simple Queue Service (Amazon SQS)

Amazon Simple Notification Service (Amazon SNS)

Serverless

  • Jika Anda ingin menjalankan aplikasi dan menginginkan akses penuh ke sistem operasinya seperti Linux atau Windows, Anda bisa menggunakan Amazon EC2.
  • Jika Anda ingin menjalankan fungsi yang berjalan singkat, aplikasi berbasis kejadian, dan Anda tak ingin mengelola infrastrukturnya sama sekali, gunakanlah layanan AWS Lambda.
  • Jika Anda ingin menjalankan beban kerja berbasis Docker container di AWS, langkah yang perlu Anda lalui adalah:
    • Anda harus memilih layanan orkestrasinya terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan Amazon ECS atau Amazon EKS.
    • Setelah memilih alat orkestrasinya, kemudian Anda perlu menentukan platformnya. Anda dapat menjalankan container pada EC2 instance yang Anda kelola sendiri atau dalam lingkungan serverless seperti AWS Fargate yang dikelola oleh AWS.